Bagi perusahaan manufaktur besar di Cikarang yang memiliki laboratorium sendiri, akreditasi ISO/IEC 17025 adalah pengakuan tertinggi. Standar ini memastikan bahwa laboratorium Anda tidak hanya memiliki alat yang canggih, tetapi juga personel yang kompeten dan metode yang valid.
1. Pentingnya Estimasi Ketidakpastian (Uncertainty)
Dalam ISO 17025, tidak ada hasil pengukuran yang dianggap sempurna. Setiap angka harus disertai dengan nilai ketidakpastian (U).
- Faktor Marposs: Perangkat Marposs yang disediakan oleh Samudra Teknik Pratama memiliki stabilitas tinggi, yang membantu memperkecil variabel ketidakpastian dalam perhitungan anggaran (uncertainty budget) laboratorium Anda.
2. Validasi Metode dan Kalibrasi
Laboratorium internal wajib membuktikan bahwa metode pengukuran yang mereka gunakan konsisten.
- Master Part Traceability: STP Indonesia menyediakan Master Parts dengan sertifikat kalibrasi primer untuk membantu laboratorium Anda melakukan verifikasi harian terhadap sistem pengukuran otomatis Marposs di lini produksi.
3. Kompetensi Personel
Teknologi hanya seakurat orang yang mengoperasikannya. Auditor ISO 17025 akan melihat rekaman pelatihan teknisi laboratorium.
- Pelatihan di STP Bekasi: Kami menyediakan program pelatihan intensif yang mencakup cara membaca data metrologi yang kompleks, melakukan perawatan alat ukur, hingga memahami prinsip metrologi legal.
4. Lingkungan Terkendali
Laboratorium kalibrasi harus memiliki kontrol suhu, kelembapan, dan getaran yang ketat karena perubahan suhu 1∘C saja dapat memuai material baja secara signifikan.
- Sensor Pemantau Lingkungan: Melalui Samudra Teknik Pratama, Anda dapat mengintegrasikan sensor suhu dan kelembapan Marposs yang secara otomatis mengoreksi hasil pengukuran berdasarkan kondisi lingkungan secara real-time.
Mengapa Akreditasi ini Penting?
Dengan memiliki laboratorium internal yang memenuhi standar ISO 17025, perusahaan Anda dapat melakukan kalibrasi secara mandiri tanpa harus selalu mengirim alat ke pihak ketiga. Ini menghemat waktu downtime produksi dan biaya logistik secara signifikan bagi industri di kawasan Bekasi.
