Dalam proses bubut presisi, tantangan terbesar adalah keausan pahat (tool wear) dan pemuaian panas pada mesin. Mengandalkan pengukuran manual tidak hanya membuang waktu, tetapi juga meningkatkan risiko kesalahan manusia. Solusi Marposs Probing untuk mesin bubut hadir untuk menyelesaikan masalah ini secara otomatis.
1. Tool Setting Probes (Sensor Pengaturan Pahat)
- Presisi Titik Nol: Alat ini dipasang di dalam mesin untuk mengukur panjang dan diameter pahat secara otomatis. Hal ini memastikan “Tool Offset” selalu akurat sebelum proses pemotongan dimulai.
- Deteksi Kerusakan Pahat: Sensor dapat mendeteksi jika pahat patah atau rompal (chipped) selama siklus produksi, sehingga mesin dapat segera berhenti sebelum merusak benda kerja.
2. Workpiece Probing (Pengukuran Benda Kerja)
- In-Machine Inspection: Setelah proses bubut selesai, probe (sensor sentuh) akan keluar dari turret untuk mengukur dimensi kritis benda kerja selagi masih terpasang di chuck.
- Koreksi Otomatis: Jika dimensi ditemukan mendekati batas toleransi, sistem Marposs dapat mengirimkan data ke kontrol CNC untuk melakukan koreksi offset secara otomatis untuk benda kerja berikutnya.
3. Teknologi Transmisi Tangguh
- Optical atau Radio Link: Marposs menggunakan teknologi transmisi sinyal yang tahan terhadap gangguan sinyal elektronik lain dan tetap bekerja sempurna meskipun tertutup cairan pendingin (coolant) yang pekat.
- Desain Ringkas: Probe dirancang sekecil mungkin agar tidak memakan banyak ruang di area kerja mesin bubut yang sempit.
4. Maksimalkan Profit bersama STP Indonesia
Dengan mengadopsi sistem probing dari Samudra Teknik Pratama, pabrik di Cikarang dan Bekasi dapat mengurangi waktu setup hingga 90% dan mengeliminasi scrap akibat kesalahan setting manual. Kami menyediakan layanan instalasi dan kalibrasi lengkap untuk memastikan mesin bubut Anda bekerja dengan efisiensi maksimal.
