Marposs A25 – Solusi Presisi untuk Tool Setting di Ruang Terbatas

Marposs A25 adalah sensor sentuh (touch probe) ultra-kompak yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mesin CNC modern yang memiliki ruang kerja (enclosure) terbatas. Meskipun ukurannya kecil, sensor ini merupakan salah satu tulang punggung dalam sistem kontrol kualitas “In-Process”.

1. Detail Konstruksi dan Desain

  • Dimensi Mikro: Dengan diameter bodi hanya sekitar 25mm, sensor ini memungkinkan pemasangan pada meja mesin tanpa mengganggu pergerakan spindle atau penggantian alat otomatis (Automatic Tool Changer).
  • Material High-Grade: Terbuat dari baja tahan karat (stainless steel) yang dikeraskan, memberikan ketahanan terhadap korosi akibat cairan pendingin (coolant) yang bersifat asam atau basa.
  • Perlindungan Ganda: Menggunakan sistem segel karet khusus yang memberikan tingkat perlindungan IP68. Ini berarti sensor tetap akurat meskipun terendam cairan atau terkena semprotan coolant bertekanan tinggi secara terus-menerus.

2. Spesifikasi Teknis yang Perinci

  • Akurasi Repetisi (2σ): Mencapai ≤ 1.0 µm. Ini sangat krusial karena kesalahan 1 mikron pada tool setting akan berakumulasi pada dimensi akhir benda kerja.
  • Gaya Sentuh (Trigger Force): Dirancang dengan tekanan pegas yang sangat halus (sekitar 0.5 N hingga 1.5 N) agar dapat mendeteksi mata potong alat yang sangat kecil (seperti micro-drills) tanpa mematahkannya.
  • Arah Deteksi: Sensor ini bersifat multidireksional (X, Y, dan Z), memberikan fleksibilitas penuh dalam mengukur panjang alat maupun diameternya.

3. Fungsi Operasional di Lantai Produksi

  • Pengecekan Kerusakan Alat (Broken Tool Detection): Secara otomatis memeriksa apakah mata bor masih utuh sebelum memulai siklus pengerjaan berikutnya.
  • Kompensasi Keausan (Wear Compensation): Mengukur pengurangan dimensi alat akibat pemakaian dan secara otomatis mengirimkan data ke kontroler CNC untuk melakukan offset koordinat.
  • Setup Alat Cepat: Menggantikan metode manual menggunakan kertas atau blok peraba yang memakan waktu dan berisiko salah.

4. Keunggulan untuk Pengguna (Value Proposition)

Dengan menggunakan A25, pabrik dapat mengurangi jumlah barang cacat (scrap) secara signifikan. Karena deteksi dilakukan di dalam mesin secara otomatis, operator tidak perlu lagi melakukan kalibrasi ulang setiap kali mengganti alat potong, yang pada akhirnya meningkatkan OEE (Overall Equipment Effectiveness) mesin Anda.