Focal Length: Menentukan Bidang Pandang (FOV)

Focal Length (Panjang Fokus), yang biasanya diukur dalam satuan milimeter (mm), menentukan seberapa besar area yang bisa dilihat oleh kamera pada jarak tertentu. Dalam machine vision, pemilihan focal length bukan berdasarkan “selera”, melainkan berdasarkan perhitungan ruang kerja yang tersedia.

1. Hubungan Focal Length dan Sudut Pandang

Aturan dasarnya sangat sederhana:

  • Focal Length Kecil (misal 6mm, 8mm): Disebut lensa Wide Angle. Area pandang luas, tapi objek terlihat kecil. Cocok untuk inspeksi area besar di ruang sempit.
  • Focal Length Besar (misal 25mm, 50mm): Disebut lensa Telephoto. Area pandang sempit, tapi objek terlihat besar dan detail. Cocok untuk melihat detail kecil dari jarak jauh.

2. Tiga Komponen Utama Perhitungan

Untuk menentukan lensa yang tepat, Anda wajib mengetahui tiga variabel ini:

  1. Field of View (FOV): Lebar/tinggi area objek yang ingin ditangkap (misal: area 100mm x 100mm).
  2. Working Distance (WD): Jarak dari ujung lensa ke objek.
  3. Sensor Size: Ukuran fisik sensor kamera (misal: 1/1.8″, 2/3″, dsb).

3. Rumus Praktis (Rules of Thumb)

Anda tidak perlu menjadi ahli fisika untuk menghitungnya. Gunakan rumus sederhana ini:

$$f \approx \frac{h \times WD}{H}$$

Di mana:

  • $f$ = Focal Length (mm)
  • $h$ = Ukuran Sensor (Horizontal atau Vertikal dalam mm)
  • $WD$ = Working Distance (Jarak Kerja)
  • $H$ = FOV yang diinginkan (Horizontal atau Vertikal)

Contoh Kasus: Anda ingin melihat label botol dengan lebar 50mm ($H$). Jarak kamera ke botol adalah 200mm ($WD$). Jika sensor kamera Anda lebarnya 8.8mm ($h$), maka:

$$f = \frac{8.8 \times 200}{50} = 35.2mm$$

Jadi, lensa yang paling mendekati dan aman digunakan adalah lensa 35mm.

4. Mengapa Memilih Lensa Fixed Focal OPT?

OPT menyediakan berbagai seri lensa (seperti seri Hawk) yang dirancang untuk kebutuhan industri:

  • Minimal Distortion: Meskipun menggunakan lensa wide (focal length kecil), garis lurus tetap terlihat lurus, bukan melengkung.
  • Vibration Resistance: Fokus tidak akan berubah meskipun mesin bergetar hebat.
  • High Resolution: Mampu menghasilkan gambar tajam hingga ke sudut-sudut sensor (corner-to-corner sharpness).

5. Tips Memilih di Lapangan

  • Jika jarak kerja ($WD$) Anda sangat terbatas tetapi objeknya besar, Anda wajib menggunakan lensa dengan focal length kecil (6mm atau 8mm).
  • Jika Anda butuh akurasi tinggi pada objek kecil, menjauhlah sedikit dan gunakan focal length besar (25mm ke atas) untuk mengurangi efek perspektif.