Longpass & Shortpass Filter: Kontrol Spektrum Kreatif

Setelah memahami Bandpass Filter yang meloloskan rentang sempit panjang gelombang, sekarang kita akan melihat Longpass Filter dan Shortpass Filter yang meloloskan seluruh bagian spektrum dari titik tertentu. Filter-filter ini memberikan kontrol yang lebih luas untuk aplikasi yang membutuhkan pemisahan atau penekanan spektrum cahaya tertentu.

1. Longpass Filter (HP – Highpass / LP – Longpass)

Longpass Filter berfungsi seperti “gerbang” yang hanya membuka untuk panjang gelombang di atas ambang batas tertentu.

  • Cara Kerja: Ia memblokir cahaya dengan panjang gelombang yang lebih pendek (seperti Ultra-Violet dan Biru) dan meloloskan semua cahaya dengan panjang gelombang yang lebih panjang (seperti Hijau, Merah, dan Inframerah).
  • Contoh: Longpass 500nm akan memblokir UV, Biru, dan sebagian Hijau, tetapi akan meloloskan sepenuhnya cahaya Hijau (setelah 500nm), Kuning, Oranye, Merah, dan Inframerah.
  • Aplikasi Utama:
    • Pencitraan IR: Sangat sering digunakan untuk hanya melihat cahaya Inframerah (IR). Misalnya, membedakan tinta IR yang tak terlihat mata dari tinta biasa, atau melihat melalui material yang transparan terhadap IR (seperti plastik tertentu).
    • Redaman Biru/UV: Dalam beberapa aplikasi, cahaya biru atau UV dari lingkungan dapat menyebabkan fluoresensi yang tidak diinginkan atau distorsi warna. Longpass Filter dapat menghilangkan ini.

2. Shortpass Filter (SP – Shortpass / LP – Lowpass)

Shortpass Filter adalah kebalikan dari Longpass. Ia hanya mengizinkan panjang gelombang di bawah ambang batas tertentu untuk lewat.

  • Cara Kerja: Ia memblokir cahaya dengan panjang gelombang yang lebih panjang (seperti Merah dan Inframerah) dan meloloskan semua cahaya dengan panjang gelombang yang lebih pendek (seperti Ultra-Violet, Biru, dan Hijau).
  • Contoh: Shortpass 600nm akan memblokir Merah dan Inframerah, tetapi akan meloloskan sepenuhnya UV, Biru, Hijau, Kuning, dan Oranye (sebelum 600nm).
  • Aplikasi Utama:
    • Pencitraan UV/Biru: Digunakan untuk melihat detail yang hanya terlihat jelas di spektrum UV atau Biru, misalnya inspeksi tinta keamanan, deteksi noda organik yang berfluoresensi, atau visualisasi mikroba.
    • Penekanan Merah/IR: Pada kamera berwarna, Longpass Filter kadang digunakan untuk menghilangkan “kabut” merah/IR yang dapat mengganggu akurasi warna.

3. Memilih “Cut-off Wavelength”

Fitur kunci dari kedua filter ini adalah Cut-off Wavelength (panjang gelombang potong). Ini adalah titik di mana transmisi cahaya beralih dari diblokir ke diloloskan (atau sebaliknya). Pemilihan nilai cut-off ini harus hati-hati disesuaikan dengan spektrum lampu dan karakteristik objek yang ingin diinspeksi.


Perbandingan Ringkas:

Tipe FilterApa yang DiloloskanApa yang DiblokirContoh Aplikasi
BandpassRentang sempit (misal 625nm)Semua spektrum lainMengisolasi warna lampu LED
LongpassPanjang gelombang > Cut-offPanjang gelombang < Cut-offMelihat IR, menekan UV/Biru
ShortpassPanjang gelombang < Cut-offPanjang gelombang > Cut-offMelihat UV/Biru, menekan Merah/IR